Jakarta
-Zudan Arif Fakrulloh menyelesaikan tugas sebagai Dirjen Dukcapil Kemendagri
setelah bertugas 7 tahun 9 bulan. Ia kini diberi amanat baru menjadi Sekretaris
Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP). Sepanjang menjadi Dirjen Dukpcapil,
Zudan sudah mengoleksi 31 penghargaan level nasional dan 5 penghargaan tingkat
internasional.
Deretan penghargaan itu membuat Peneliti Ahli Utama Badan Riset dan Inovasi
Nasional (BRIN), Siti Zuhro mengacungi jempol.
"Sepanjang kariernya di Kemendagri, Zudan banyak melakukan inovasi. Dia
juga memberi warna dalam proses legislasi di Indonesia dengan menjadi tim
penyusun Rancangan Undang-Undang," kata Siti Zuhro dalam keterangannya
kepada wartawan, Kamis (16/3/2023).
Menurut Siti Zuhro, apa yang dilakukan Mendagri Tito Karnavian dengan merotasi
pejabat di lingkungan Kemendagri merupakan langkah bagus sebagai upaya
penyegaran organisasi. Apalagi, diketahui Zudan telah menjabat dengan waktu
lama. Siti Zuhro menilai Zudan Arif Fakrulloh telah berhasil membawa nama baik
Ditjen Dukcapil makin dikenal publik dengan performa positif yang banyak
dirasakan berbagai instansi, baik di pemerintah maupun swasta.
Dia yakin dalam menjalankan tugas di BNPP, Zudan bakal mendorong BNPP semakin
dikenal publik dan semua pemangku kepentingannya.
Siti Zuhro menambahkan, Zudan meninggalkan legacy dengan merapikan database
kependudukan dan pencatatan sipil di Indonesia. Itu sebabnya Zudan, meraih
penghargaan internasional Honorable Mention dari Future of Government Awards.
Future of Governments sendiri adalah penghargaan internasional yang
diselenggarakan oleh AWS Institute, UNDP atau United Nation Development
Program, dan Apolotical untuk tokoh pemerintahan yang berhasil melakukan
transformasi digital dalam pemerintahan dan pelayanan publik yang berdampak
positif nyata dan signifikan bagi masyarakat.
"Penghargaan internasional itu patut diterima beliau dan merupakan
prestasi bagi Indonesia," ujarnya.
Selain itu, kata Zuhro, di bawah kepemimpinan Zudan, banyak terbit berbagai
kebijakan dan regulasi memberikan solusi bagi persoalan yang dihadapi
masyarakat dalam pelayanan publik bidang Dukcapil.
"Dan itu diterapkan dalam bentuk model dan strategi pelayanan digital.
Semoga sang inovator tetap menginovasi di mana pun berada. Selamat membangun
Indonesia dari daerah, Pak Sestama Prof Zudan," demikian katanya.
